Ternyata pihak Pemda DKI Jakarta telah berani melakukan penyerangan terhadap lembaga kekristenan yang menjadi wadah terhadap berbagai gereja-gereja di Indonesia. Hal ini dilakukan oleh satuan pengamanan Pemda DKI Jakarta yang bernama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
Dengan alasan hendak menurunkan spanduk yang dinaikkan oleh pihak GMKI (gedung sekretariat-nya berdekatan dgn gedung PGI), pihak Satpol PP merasa berhak memecahkan kaca-kaca jendela dari kantor pusat PGI, menyerbu masuk ke dalam dan bahkan merubuhkan (merusak) beberapa motor yang sedang parkir di areal parkir PGI.
Saya yang dulu pernah kuliah di kampus UKI merasa bahwa perlakuan pihak Satpol PP tersebut hanyalah kedok untuk mengusir PGI dari area tersebut. Kenapa? Ini ada kaitannya dengan pihak Universitas Persada Indonesia (YAI) yang selama ini mengklaim bahwa mereka telah membeli seluruh tanah PGI, kampus UKI serta sekolah PSKD, sudah kehabisan akal untuk merebut lahan tersebut. Dulu pihak UPI YAI juga telah berkali-kali mensetting keributan antar mahasiswa (YAI & UKI) dengan tujuan agar memancing masyarakat sekitar melakukan protes atas keberadaan UKI dan melakukan pengusiran.
Dan Sekarang?
Pihak Satpol PP-lah yang ditunggangi oleh pihak Universitas Persada Indonesia (YAI).
Dari siaran TV One yang sempat menayangkan kejadian pelemparan batu oleh Satpol PP ke gedung PGI, terlihat bahwa pihak Polisi yang berada di TKP tidak melakukan tindakan apapun. Hal ini semakin memperkuat dugaan bahwa kejadian tersebut telah disetting (diatur) dengan sengaja oleh “pihak-pihak tertentu” yang menginginkan PGI angkat kaki dari area tersebut.
September 13, 2008 pukul 9:40 pm
Kalau ditelaah, ternyata kelakuan umat Islam di Indonesia melebihi kebiadaban dari G30S/PKI ya.